- Motivasi - "Cara terbaik untuk menghargai kejadian yang hadir menerpa, hanya dengan menikmatinya tanpa memiliki penilaian negatif" .. Pujangga Giras - Cak Dion's Lapendoz - Pertapa Linglung

<< Hargai karya orang lain, "NO - PLAGIAT" >>

Kamis, 07 Februari 2013

RENUNGAN DIWAKTU MALAM

SADARKAH diri ini .. !?! ..
Selagi menikmati dan menunai cerita dalam hidup.
SADARKAH rasa ini .. !?! ..
Yang pada akhirnya akan kembali pada yang berhak.

Dimana dengan perlahan-lahan atma akan terhempas dalam raga.
Perlahan-lahan pula .. !?! ..
JAZAD yang menjadi kebanggaan akan terbujur kaku.
Diam tak bergerak .. !?! ..
Menyibak lubang tanah yang menjadi tempat baru.

Perlahan-lahan tapi PASTI .. !?! ..
Semua akan pergi ..
Meninggalkan sebujur JAZAD yang berpulang ke asalnya.
Masih jelas langkah-langkah akhir yang mulai menjauh.
Meninggalkan JAZAD sendirian berkalang tanah.
Kegelapan yang setia menemani JASAD yang tak berguna.
Dalam kegelapan yang menderah asa ..
JAZAD menunggu keputusan dalam kegelapan jiwa.

Rasa SESAL sudah tak mungkin lagi bisa tercermin.
Niatan TOBATpun sudah tak mungkin lagi dianggap.
Keluhan lara dan TANGISAN pun tak bakalan di dengar.
Semuanya seakan tertuang di dalam cawan nista.
GELAP dan gelap .. !?! ..
Semuannya seakan benar-benar gelap dalam kebekuan noda.
Tiada cahaya penerang yang dapat menuntun langkah.

Yaa ALLAH yaaa TUHANKU .. !?! ..
Jika Engkau berkenan ..
Memberikan satu kesempatan lagi pada diri ini.
Mengijinkan aku menggunakan waktu MU walau sehari.
Akan aku pancarkan ganjalan yang terpendam dalam benak.
Akan aku tuangkan benìh noda yang pernah aku tanam.
Agar JAZAD ini bisa diterima dalam kehendak NYA ..
Dimana kepastian akan kembali dalam kepastian pula.
Dimana sampul lipatan putih bersih di saat terlahir.
Akan kembali putih bersih pula ..
Disaat diri ini melangkah menuju di istana nan pasti.

Untuk itu dalam sambung rasa sebelum terlambat ..
Sambung kata sebelum semua berlalu tanpa kehendak ..
Aku benar-benar tertunduk malu ..
Mengulurkan sebelenggu ungkapan yang tesimpan ..
Memintal kata maaf yang berselimpangkan noda.
Pada SAUDARA, SAHABAT dan semua KAWAN ku ..
Yang TERSAKITI karena kata-kataku ..
Yang TERLUKA karena tindakan dan prilakuku ..
Yang TERNODAI karena pengembaraanku ..
Dan yang TERSINGKIR karena kedengkianku ..

Demi untuk satu kata maaf nan ikhlas ..
Dari SAUDARA, SAHABAT dan semua KAWANKU ..
Aku akan pancarkan niatan dalam mengurangi beban bhatin.
Aku akan memakan ..
Sayatan demi sayatan pada dagingku ini.
Aku akan meminun ..
Tetesan demi tetesan darah yang keluar dari sayatan.
Agar rasa sakit di bhatin ini berkurang ..

He, he, he ..
Aku binasa hari ini ..
Cuma sekedar rangakaian cerita dalam mengupas nista ..
Menumbuhkan kesadaran yang lama terabaikan demi kesemuan.
Kini aku benar-benar ingin sendiri ..
Sendiri dalam kegelapan untuk waktu yang tak bisa aku kupas ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar